• (0536) 3235336
  • pupr@kalteng.go.id
  • Jl. S. Parman No. 3 Palangka Raya

Menteri PUPR Kunjungi Kabupaten Kapuas Guna Pantau Lokasi Eks PLG

  • 2020-06-13 21:59:00
  • Administrator
  • 155 Kali Dibaca
  • Berita

mmckalteng - KUALA KAPUAS - Sebagai langkah dalam mengembangkan ketahanan pangan penyiapan lahan atau food estate di Kalimantan Tengah, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia, Mochamad Basoeki Hadimoeljono bersama jajarannya didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Fahrizal Fitri melakukan kunjungan ke Kabupaten Kapuas, Sabtu (13/6/2020).

Saat tiba di Kota Kuala Kapuas, tepatnya di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Kapuas, rombongan pun disambut langsung oleh Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat didampingi Wakil Bupati Kapuas HM Nafiah Ibnor, Anggota DPR RI Dapil Kalteng Ary Egahni Ben Bahat dan unsur Forkopimda Kabupaten Kapuas.

(Baca Juga : PUPR Segera Perbaiki Taman Kota Pulang Pisau Yang Tergenang Air)

Pada kesempatan tersebut, Menteri PUPR menuturkan, kedatangannya ke Kabupaten Kapuas untuk meninjau langsung sekaligus mengupdate data kondisi terkini eks Pembukaan Lahan Gambut (PLG) atau istilah lainnya adalah lahan yang dulu pernah dibuka saat proyek lahan sejuta hektar.

"Dari 164.000 hektar lahan ini, kita dapati sekitar 85.000 hektar yang telah digarap, sedangkan sisanya yang masih menjadi semak belukar seluas 79.000 hektar. Untuk itu bagi lahan yang sudah pernah digarap akan ditingkatkan lagi intensitasnya, sekaligus juga dengan perbaikan irigasi agar semakin bermanfaat," jelasnya.

Ditambahkannya bahwa Presiden RI telah memutuskan agar wilayah Kalimantan Tengah dapat dikembangkan ketahanan pangan penyiapan lahan atau food estate sebagai upaya mengatasi kekurangan pangan sedunia yang telah diprediksi oleh Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia.

"Adapun lokasi daerah eks PLG ini berada di tepi sungai Kapuas dan Barito, mulai dari daerah Palingkau, Dadahup, Terusan sampai dengan Anjir Serapat. Ke depannya akan dilakukan rehabilitasi kembali guna memanfaatkan lahan yang ada maupun yang telah terbengkalai," kata Menteri PUPR saat melakukan pengecekan lokasi di Desa Bentuk Jaya Kecamatan Dadahup Kabupaten Kapuas.

Sementara itu, Bupati Kapuas saat menyambut kedatangan Menteri PUPR beserta rombongan mengungkapkan rasa terima kasih dan bangganya atas kedatangan tersebut, seraya menuturkan bahwa Kabupaten Kapuas merupakan lumbung padi di Kalimantan Tengah dengan jumlah produksi mencapai 380.704 ton.

"Pada tahun 2019 yang lalu, jumlah produksi padi kita mencapai 380.704 ton yang artinya telah menyuplai sekitar 51,22 persen kebutuhan beras di Provinsi Kalimantan Tengah. Kabupaten Kapuas juga merupakan lumbung buah semangka di Kalteng dengan potensi pertanian tanaman pangan dan hortikultura," ungkap Ben dalam kesempatan itu. (hmskmf)