Buka Puasa Bersama Keluarga Besar Dinas PUPR Prov. Kalteng

Dalam rangka memperkuat jalinan tali silaturahmi, dan berkenaan momentum Ramadan, keluarga besar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Tengah menggelar kegiatan buka puasa bersama, Jum’at, 18 Mei 2019.

Kegiatan ini dihadiri Sekda Provinsi Kalimantan Tengah H. Fahrizal Fitri,  menghadirkan penceramah Ustadz Muhdianor Hadi, karyawan dan karyawati, serta pensiunan dan alumni dari DPUPR Kalteng dan para undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang H. Shalahuddin menyampaikan kegiatan  buka bersama ini selalu dilaksanakan setiap tahun dengan tujuan, pertama  dalam rangka meningkatkan iman dan takwa, kedua menjalin silahturami antar pegawai dan memperkuat ukuhwah Islamiyah. Ketiga sebagai sarana tempat mempupuk rasa keragamaan persatuan dan kebhinekaan antar umat beragama.

Selanjutnya dalam ceramahnya ustadz Mudhianor menyampaikan bahwa sesuai hadits Rasulullah ada 4 golongan manusia yang dirindukan syurga;

الْجَنَّةُ مُشْتَاقَةٌ اِلَى أَرْبَعَةِ نَفَرٍ : تَا لِى الْقُرْانِ, وَحَافِظِ اللِّسَانِ, وَمُطْعِمِ الْجِيْعَانِ, وَصَا ئِمٍ فِى شَهْرِ رَمَضَانَ .رواه أبوداود والترمذي عن ابن عباس

Pertama adalah orang yang rajin membaca Al-Quran. Membaca Al-Quran merupakan amalan yang sangat mulia. “Membacanya sudah berpahala, apalagi sambil memahami isinya, karena Al-Quran adalah sumber hukum,” tukasnya.

Kedua adalah orang yang selalu menjaga lisannya. Lisan adalah salah satu panca indra yang sangat rawan. Lisan bisa menuntun manusia ke puncak kemuliaan, tapi pada saat yang sama bisa menjerumuskan manusia dalam jurang kehancuran. “Maka jagalah lisan. Hati-hati kalau berbicara, jangan sampai menyakiti orang lain, apalagi di bulan puasa,” ungkapnya.

Ketiga adalah orang yang memberi makan kepada mereka yang kelaparan. “Inilah sebenarnya salah satu tujuan orang berpuasa. Yaitu peka terhada penderitaan sesamanya,” urainya.

Dan keempat adalah orang yang berpuasa di bulan Ramadhan. Orang jenis ini, yang dirindukan surga tentu bukan sekadar berpuasa tanpa makan dan minum, tapi yang benar-benar bisa menahan dan mengendalikan hawa nafsunya.

Selanjutnya acara ditutup dengan doa dan buka puasa bersama. (dc)

LEAVE A COMMENT